Top Headlines

24 June, 2011

50 hektar tanaman padi di Klaten terserang hama wereng



Juwiring - Sebanyak 50 hektar tanaman padi di Desa Juwiran, Juwiring, Klaten terserang hama wereng batang cokelat (WBC). Akibat serangan tersebut petani di daerah tersebut mengalami gagal panen. "Musim tanam kali ini kami gagal panen. 50 hektar tanaman padi kami diserang hama WBC," ungkap Sarwan Ketua Kelompok Tani Gemah Ripah di Juwiran di Fakultas Pertanian UGM.
Serangan hama tersebut bukanlah pertama kalinya. Enam musim tanam sebelumnya juga mengalami puso. "Sudah dua tahun ini kami gagal panen karena serangan WBC juga. Tanaman padi kami diserang pada usia 2,5 bulan," ujarnya.
Akibat serangan hama tersebut Dia menderita kerugian yang tidak sedikit. Untuk satu kali garapannya mengeluarkan dana sebesar Rp 5 juta yang dipinjam dari bank. Selama ini, Dia telah melakukan penyemprotan dengan pestisida untuk memberantas hama wereng. Sayangnya usaha tersebut tidak membuahkan hasil.
Hama wereng tetap saja menyerang tanaman padi mereka. "Kami telah melakukan penyemprotan, tapi tetap saja tidak berhasil mengusir hama tersebut. Untuk itu kami berkunjung ke Fakultas Pertanian guna memohon pendampingan yang telah berhasil mendampingi Kelompok Tani Marsudi Karya dalam menghadapi WBC," paparnya.
Dikatakan Sarwan, Fakultas Pertanian telah melakukan pendampingan selama 4 bulan terhadap Kelompok Tani Marsudi Karya. dan hasilnya pun tidak mengecewakan. "Setelah didampingi, sekitar 70-80 persen berhasil panen. Pendampingan dilakukan pada 20 hektar tanaman padi,"ujarnya.
Perubahan Iklim
Sementara Dekan Fakultas Pertanian UGM, Prof Ir Triwibowo Yuwono PhD menghimbau kepada masyarakat, khususnya petani utuk waspada dalam menghadapi serangan hama WBC.
"Serangan hama WBC terus meningkat dan semakin meluas, jadi kita harus selalu waspada. Persoalan ini harus terus dikawal dan diikuti, tapi kami tidak bisa lakukan sendiri. Butuh sinergi dan kerja sama dengan Kementerian Pertanian dan Pemda untuk mengatasi persoalan ini," katanya.
Disebutkan, perubahan iklim merupakan salah satu faktor yang turut berperan dalam perkembangan WBC. Curah hujan yang cukup tinggi di musim kemarau tahun 2010 memberikan kondisi mikroklimat yang lembab sehingga kondusif bagi tumbuh kembang hama tersebut.
Selain hal tersebut, tidak adanya rotasi tanaman dan pola tanam padi yang tidak serempak juga menjadi penyebab meningkatnya populasi WBC. Dengan penanaman yang tidak serempak menjadikan pakan selalu tersedia bagi wereng.
"Untuk itu kami menghimbau petani agar menanan secara serempak, dengan varietas tanaman yang sama, umur yang sama untuk meminimalisir serangan wereng ini. Di samping itu juga menekan semaksimal mungkin penggunaan pestisida dalam pengendalian hama ini," imbuhnya.



Share/Bookmark

1 komentar:

waduh kalo begini caranya sih bisa-bisa gagal panen dong para petani !
thank's infonya !
Pengobatan Penyakit Jantung
Pengobatan Penyakit Asam Urat

Post a Comment

Saran dan KIritik terhadap blog ini akan sangat bermanfaat bagi keberlanjutan dan kekreatifan blog ini

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More