T6 Jurus Kilat Agar Wanita Capai Orgasme

Ketika melakukan seks dengan pasangan biasanya para lelaki hanya memikirkan kepuasan diri semata tanpa memperdulikan kepuasan dari wanita pasangannya.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Top Headlines

Showing posts with label Perhutanan. Show all posts
Showing posts with label Perhutanan. Show all posts

14 December, 2011

Beasiswa Australia Awards 2012


JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Australia memberikan beasiswa bergengsi senilai 8,5 juta dollar Australia  kepada 43 warga Indonesia berprestasi untuk melanjutkan studi atau penelitian di Australia tahun depan.
Beasiswa tersebut merupakan bagian dari program Australia Awards 2012, yang bertujuan untuk memajukan pembangunan berkelanjutan dan keunggulan pendidikan di seluruh dunia.

Warga Indonesia penerima beasiswa tersebut termasuk 26 penerima Endeavour Awards berprestasi tinggi, empat di antaranya juga menerima beasiswa Prime Ministers Australia Asia Endeavour Award yang bergengsi. Selain itu, 17 tokoh muda Indonesia juga menerima beasiswa Australian Leadership Award, termasuk empat penerima beasiswa Allison Sudrajat Award.

Ini suatu prestasi besar untuk para penerima beasiswa dari Indonesia mengingat mereka bersaing melawan ilmuwan-ilmuwati terbaik dari seluruh dunia untuk mendapatkan beasiswa yang sangat berharga dan bergengsi ini , ujar Duta Besar Australia untuk Indonesia, Moriarty, Rabu (14/12/2011).

"Melalui beasiswa ini, Australia akan mendukung pembangunan Indonesia dengan mendukung pemimpin dan ilmuwan-ilmuwati masa depan dalam studi mereka. Beasiswa ini juga akan membangun hubungan antar-warga jangka panjang dan lestari antara Australia dan Indonesia," tutur Dubes Moriarty.

Pada acara tersebut, Dubes Moriarty juga meluncurkan penerbitan Australia Awards Indonesia 2010 Update yang mengkaji dampak Beasiswa Australia pada Indonesia.
Australia Awards adalah prakarsa Pemerintah Australia yang dimaksudkan untuk memperkukuh kapasitas sumber daya manusia, hubungan pendidikan dan keterampilan, serta pengetahuan di seluruh kawasan.



Share/Bookmark

08 July, 2011

7 Jurus Terhindar Kontaminasi Susu Formula



Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menghindari kontaminasi saat menggunakan susu formula antara lain sebagai berikut.
1. Perhatikan tanggal kedaluwarsa
2. Perhatikan keutuhan kemasan
3. Perhatikan higiene (kebersihan) orang yang menyiapkan susu (cuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir)
4. Jaga kebersihan botol dan dot susu (direbus setiap akan dipakai)
5. Cairkan susu dengan air mendidih (jangan langsung diminum, tunggu 10 menit)
6. Sisa susu yang tidak habis dalam 2 jam harus dibuang
7. Kemasan yang sudah dibuka harus dihabiskan dalam 8 hari.

Share/Bookmark

24 June, 2011

Serangan Kera Merapi Mengganas



BOYOLALI - Serangan kera kian menggila. Sedikitnya 70 hektare lahan pertanian di Kecamatan Selo, Boyolali, ludes tak terselamatkan akibat serbuan ribuan ekor kera yang kian ganas belakangan. Kondisi itu mengancam pasokan sayur ke berbagai pasar.
Menurut Tumar, kepala Desa Jrakah, Kecamatan Selo, serangan kera tersebut mencapai puncaknya kemarin (23/6). Lahan pertanian warga, yang mayoritas ditanami sayuran, ludes tak tersisa. ”Tanaman wortel pun dicabuti kera-kera itu,” katanya.
Para petani di lereng Gunung Merapi mencemaskan serangan kera yang cenderung mengganas tersebut. Sebab, panen palawija tinggal sepekan lagi dilakukan. Namun, banyak lahan sayur yang tidak bisa dipanen karena diserbu ratusan kera dari hutan Merapi. ”Kalau tidak segera diatasi, bisa-bisa terjadi krisis sayuran,” ungkap Tumar.
Bukan hanya lahan sayur di Desa Jrakah, hampir seluruh lahan warga di Kecamatan Selo juga diserang kera. Di Desa Suroteleng, Kecamatan Selo, 25 hektare kebun warga dijarah kera. ”Nyaris tidak ada yang tersisa,” kata Kades Suroteleng Mardiyanto.
Ditambahkan, para petani sudah frustrasi. Sebab, segala upaya untuk mengatasi serangan kera itu gagal. Perangkap jaring tak lagi mempan. ”Warga pernah nekat berusaha membunuh kera-kera tersebut dengan memasang jebakan racun. Tapi, cara itu juga tidak efektif,” terangnya. 
Saat ini, lanjut dia, serangan ribuan kera tersebut bahkan tidak bisa ditebak lagi. Dalam melancarkan aksinya, mereka tidak lagi mengenal waktu. Pernah petani menunggui kebun mereka seharian penuh. Namun, kera-kera itu tidak muncul. ”Mereka seperti tahu kapan petani lengah. Belakangan mereka juga mengincar kebun wortel. Malam hari mereka menggali tanah untuk mengambil wortel,” ucapnya.
Serangan atas kebun wortel itu diketahui kemarin pagi. Anak-anak yang bermain di ladang menemukan tanaman wortel ludes. Hanya tersisa bagian batangnya yang berserakan di tanah. 
Menyikapi keluhan tersebut, Camat Selo Subiso mulai mendata lahan warga yang diserang kera. Sejauh ini, sedikitnya 70 hektare lahan sayur warga ludes. Diperkirakan, serangan kera-kera itu terus meluas. Sebab, stok makanan di hutan di lereng Merapi diperkirakan sudah habis akibat erupsi. ”Sasarannya ya lahan warga. Kera-kera ini lapar,” ujarnya.
Kondisi tersebut, kata dia, tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Subiso menyatakan segera berkoordinasi dengan pemkab dan Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) wilayah Boyolali dan Klaten. ”Kami akan bahas cara menghentikan serangan kera itu tanpa melukai atau membunuh. Kami berharap ada cara lain untuk mencegah serangan tersebut,” tuturnya. (un/jpnn/c9/soe)


Share/Bookmark

Kementan dirikan pusat pelatihan kapas Tahun 2012





JAKARTA. Untuk mendukung pengembangan produksi kapas nasional, tahun 2012 nanti Kementerian Pertanian akan mendirikan pusat pelatihan penanaman kapas nasional.

Direktur Tanaman Semusim Kementerian Pertanian Agus Hasanuddin mengungkapkan, pusat pelatihan penanaman kapas ini akan didirikan di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. "Bentuknya nanti adalah sekolah lapangan, sehingga petani melakukan pelatihan dalam bentuk praktek lapangan," ujarnya Kamis (23/6).

Ia menambahkan, untuk mendukung pembentukan pusat pelatihan ini, Kementan bekerjasama dengan pemerintah daerah dan pihak swasta yaitu PT Ade Agro Industri (AAI). "Pusat pelatihan atau training center untuk kapas dilakukan di NTT karena iklimnya tegas," jelas Agus. 

Artinya, perubahan iklim dari musim hujan dan kemarau relatif lebih jelas ketimbang daerah lain. Asal tahu saja, kapas memang hanya bisa tumbuh di lahan kering. Selain itu, di NTT memiliki potensi lahan yang cukup luas. Minat petani untuk menanam kapas juga masih cukup tinggi.

Nantinya, dalam satu kali pelatihan yang memakan waktu enam bulan, akan dilatih sekitar 50 orang petani dan tenaga pendamping. "Pelatihan ini meliputi pembersihan lahan, pembibitan, penanaman sampai panen," jelas Agus.

Agus mengatakan, PT AAI di Sumba Timur sebelumnya sudah mengembangkan kapas kanesia bersama petani. Hasilnya, tanaman kapas ini bisa menghasilkan produktivitas sekitar 2,4 ton per hektare.

Pusat pelatihan penanaman kapas ini nantinya diharapkan bisa mendukung peningkatan produksi kapas nasional. Sebab, selama ini produksi kapas nasional masih minim. Tahun 2010 lalu, produksi kapas nasional tercatat sebesar 26.250 ton dengan luas areal 15.000 hektare.(kntn)


Share/Bookmark

Tips Menyelamatkan Hasil Pertanian dari Radioaktif

Gempa disusul tsunami yang meluluhkan sebagian wilayah Jepang pada Maret lalu ikut memukul sektor pertanian. Produk pertanian pun terancam radioaktif.  


TOCHIGI hanya berjarak sekitar 50 kilometer dari kawasan PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir) Fukushima Daiichi. Meski tidak masuk dalam kawasan rawan radiasi yang ditetapkan pemerintah Jepang setelah ledakan beruntun reaktor nuklir PLTN, 12-16 Maret lalu, provinsi yang memiliki sekitar 2 juta penduduk itu ikut kalang kabut. Pada Rabu, 22 Juni, FAJAR yang tergabung dalam rombongan Indonesia Program Jenesys (pertukaran pemuda Jepang dan Asia Timur) berkesempatan mengunjungi kawasan penghasil stroberi dan susu terbanyak di Jepang itu.

“Sebenarnya, tidak semua produk pertanian dari Tochigi terkontaminasi radioaktif karena kerusakan PLTN di Fukushima. Tapi, kabar angin telanjur meluas bahwa makanan dari wilayah kami berbahaya untuk dikonsumsi,” kata staf Dinas Pertanian Pemerintah Prefektur Tochigi Akihiko Takayama.

Akihiko menjelaskan, sesudah ledakan reaktor nuklir PLTN Fukshima Daiichi, pemerintah Jepang langsung menetapkan nilai ambang batas kontaminasi radioaktif terhadap produk pertanian 500 becquerel. Pemerintah Prefektur Tochigi pun langsung mengambil sampel produk di seluruh wilayah mereka untuk melakukan uji kontaminasi. Prioritas pertama produk pertanian yang diuji adalah bayam, kakina (cruciferous vegetable), dan bawang.

“Tiga produk pertanian itu memang paling potensial terkontaminasi radiasi. Pemerintah Jepang juga secara khusus meminta pengujian tiga jenis produk tersebut,” papar Takayama. Setelah melalui pengujian, bawang dan kakina di Tochigi dinyatakan terkontaminasi melebihi ambang batas yang ditetapkan pemerintah Jepang. Bahkan, hasil uji kontaminasi terhadap bawang mencapai 1.000 becquerel atau dua kali lipat dari batas maksimal yang ditetapkan.

Menurut Takayama, pada saat itu pemerintah pusat belum bisa memutuskan tindak lanjut terhadap tanaman yang sudah telanjur terkontaminasi. Sebulan setelah hasil uji diketahui, baru pemerintah meminta agar dua produk tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar.

“Pemusnahan sayuran terkontaminasi dilakukan di instalasi pengolahan limbah dan dijamin terisolasi,” kata Takayama. 

Sejak pengumuman jenis sayuran terkontaminasi, sektor pertanian Tochigi mengalami pukulan berat. Selain kerugian besar karena gagal panen, harga jenis produk pangan lain juga turun. Di prefektur lain, masyarakat enggan membeli sayuran jenis apa pun dari Tochigi. Kalaupun ada, harganya turun hingga 30 persen.

Pemerintah Jepang memang belum menilai kerugian yang diderita para petani Tochigi sejak sebagian produk mereka terkontaminasi radioaktif. Namun, Koperasi Pertanian Jepang wilayah Tochigi mengalkulasi kerugian mencapai 2,4 miliar yen selama Maret 2010. Jumlah kerugian itu belum diakui pemerintah pusat karena berpotensi dikaitkan dengan uang kompensasi dari TEPCO selaku pengelola PLTN Fukushima Daiichi.

“Pemerintah pusat sudah membentuk Komisi Penilai Sengketa Kompensasi Dampak Kerusakan PLTN Fukushima. Saat ini sedang dibahas bentuk kompensasi yang mungkin bisa diberikan kepada para petani,” ujar Takayama.

Selain uji kontaminasi terhadap tiga jenis sayuran, dinas pertanian Tochigi juga melakukan tindakan yang sama terhadap sampel 200 jenis produk makanan setiap hari. Bahkan, hingga saat ini, pengujian masih dilakukan secara periodik meski tingkat kontaminasi sudah tidak ada sama sekali.

Langkah itu dilakukan untuk memperkuat citra produk pertanian Tochigi yang sempat turun drastis karena kasus kontaminasi radioaktif. Caranya, hasil penelitian dicetak melalui selebaran-selebaran dan disebarkan kepada masyarakat. Pemerintah Tochigi juga secara rutin meng-update situs mereka yang berisi informasi tingkat kontaminasi radioaktif dalam roduk pertanian.

“Kami membuka stan di mal-mal besar untuk memasarkan produk pertanian Tochigi yang dilengkapi informasi hasil uji kontaminasi. Pemerintah juga rajin mengadakan bazar di prefektur lain dengan cara-cara yang sama,” ujarnya.

Hasil dari berbagai upaya itu mulai terlihat pada pertengahan April hingga Mei 2011. Dalam rentang waktu itu, harga eceran produk pertanian Tochigi kembali normal secara perlahan.

Untuk mengatasi kandungan radioaktif di permukaan tanah, pemerintah juga melakukan pengujian dengan acuan ambang batas maksimal 5.000 bacquerel per meter persegi. Permukaan tanah pertanian yang melebihi ambang batas tersebut langsung diganti. Tidak hanya untuk tanah pertanian, hal yang sama juga dilakukan terhadap tanah di halaman sekolah dasar.

Selanjutnya, permukaan tanah itu disimpan dan sedang dikaji tindakan selanjutnya. “Hujan yang turun setelah terjadi ledakan reaktor di PLTN Fukushima Daiichi berpotensi mengakibatkan radioaktif di permukaan tanah. Banyak orang tua yang khawatir anak-anak mereka yang masih kecil akan terkena radioaktif ketika bermain di sekolah. Karena itu, pemerintah memutuskan untuk mengganti permukaan tanah itu,” papar Takayama. 


Share/Bookmark

Bupati Diimbau Keluarkan Perda Lahan Pertanian Abadi

alt
TENGGARONG: Menteri Pertanian Suswono mengimbau para bupati dan walikota untuk menambah areal pertanian dan segera mengeluarkan peraturan daerah lahan pertanian yang berkelanjutan guna memenuhi kebutuhan pangan yang terus meningkat.

Penegasan tersebut disampaikan Suswono dalam pidato penutupan Pekan Nasional (Penas) XIII Petani Nelayan 2011 yang berakhir hari ini. Agenda Penas XIII yang dipusatkan di Tenggarong, Kutai Kartanegara ini dibuka oleh Wakil Presiden Boediono pada 18 Juni lalu.

“Kepada daerah yang masih punya lahan luas segeralah ditata, tolong ditambah lahan untuk pertanian. Kami minta bupati/walikota, jika mungkin segeralah keluarkan perda lahan pertanian yang berkelanjutan, lahan abadi pertanian,” kata Suswono.

Dia mengharapkan ke depannya tidak ada lagi lahan yang ditelantarkan. Suswono meminta bantuan kepada para petani nelayan untuk mengingatkan masyarakat di lingkungan sekitar agar tidak menelantarkan lahan dan mengoptimalkannya untuk pertanian.

Kepada seluruh pihak, baik pemerintah pusat, daerah, badan usaha milik negara dan swasta, Suswono berharap untuk selalu menciptakan inovasi, teknologi tepat guna yang dapat didistribusikan dan diadopsi petani nelayan.

“Kita tahu sebagian besar lahan beralih fungsi menjadi tambang. Kita menghadapi tantangan penyusutan lahan, satu-satunya upaya dengan peningkatan produktivitas melalui teknologi.”

Dari penyelenggaraan Penas XIII ini Suswono berharap ada kebijakan baru yang lebih proaktif bagi petani nelayan Indonesia.

Dia mengatakan bersama Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional Winarno Tohir, Bupati Kukar Rita Widayasari, pihaknya akan memberikan laporan hasil pelaksanaan Penas 2011 kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

“Petani kita adalah petani tangguh, tidak pernah meminta pekerjaan tetapi bahkan menciptakan lapangan pekerjaan. Sudah sewajarnya negara atau pemerintah memberikan dukungan penuh untuk menyukseskan apa yang dilakukan petani kita,” paparnya.

Dalam kesempatan ini Suswono juga mengajak generasi muda untuk mencintai dunia pertanian. Ke depannya, dunia termasuk Indonesia, dihadapkan pada persoalan pemenuhan kebutuhan pangan yang terus meningkat. Pada 2050 kebutuhan pangan dunia diyakni meningkat dua kali lipat dari saat ini dengan jumlah penduduk dunia menembus 9 miliar jiwa pada saat itu.

“Generasi muda saya imbau jangan malu menjadi petani. Kebutuhan pangan harus terus dipenuhi. Padahal tantangan perubahan iklim nyata di depan mata, konversi lahan nyata di depan mata. Bayangkan kalau dunia pertanian ditinggalkan anak muda. Kepada para petani saya minta jangan patah semangat, tetap bekerja keras,” jelas Suswono.(er)



Share/Bookmark

02 April, 2011

Our man in Washington helped with Gaddafi son's 'dodgy' PhD: Ex-Blair aide 'collaborated' with tyrant's family

Our man in Washington helped with Gaddafi son's 'dodgy' PhD: Ex-Blair aide 'collaborated' with tyrant's family

By Michael Seamark
Colonel Gaddafi's son was given help with his 'dodgy' PhD thesis by Britain's ambassador to the United States.
Last night's extraordinary revelation provides further evidence of the close links between the Blair government and the Libyan tyrant's murderous regime.
His son Saif, 38, has become notorious for tirades and threats against Libyan rebels.
The doctorate awarded him by the London School of Economics was already thought suspect because he followed it with a £1.5million donation.
Nigel Sheinwald
 Saif Gaddafi
Curious: Sir Nigel Sheinwald (left), who was handed his Washington post by Tony Blair, offered Saif Gaddafi (right) 'active assistance' with his 429-page PhD thesis during his time at LSE

06 February, 2011

Lowongan Pekerjaan PT. INDORAMA SYNTHETICS Tbk

PT. INDORAMA SYNTHETICS
Posisi HRD




We are professionally managed Multinational Textile Group head quartered in Jakarta. We are driven by strong commitment to our values and mission of “Innovation Everywhere” and have world class manufacturing facilities and a global marketing network. Our Core competencies lie in producing textile raw materials of benchmark quality.



Lowongan Pekerjaan KOMPAS

KOMPAS
Posisi Legal dan Employee Relation Staff

KOMPAS
Amanat Hati Nurani Rakyat



Memanggil Anda yang memiliki semangat tinggi untuk bergabung dengan kami sebagai:

28 November, 2010

Sejarah Budidaya Tanaman Tebu


 

Tanaman tebu (Saccharum officinarum L) merupakan tanaman asli tropika basah.

-      Penanaman tebu di Indonesia dimulai pada saat sistim Tanam Paksa (Tahun 1870) yang  memberikan  keuntungan  besar  untuk  kas  negara  pemerintahan  kolonial Belanda. Setelah sistim Tanam Paksa dihentikan, usaha perkebunan tebu dilakukan oleh pengusaha-pengusaha swasta.

-      Perluasan  perkebunan  tebu  tidak  pernah  melampaui Pulau  Jawa  karena  memang jenis  tanaman  dan  pola  pertanian  di  Pulau  Jawa  lebih  sesuai  untuk  penanaman tebu.  Daerah  jantung  perkebunan  tebu  yang  tumbuh  sejak  tahun  1940-an  dan berkembang  sampai  sekarang  adalah  daerah  pesisir  utara  dari  Cirebon  hingga Semarang   di   sebelah   selatan   Gunung   Muria   hingga   Madiun,   Kediri,   Besuki, disepanjang Probolinggo hingga ke Malang melalui Pasuruan.

-      Pusat Penelitian dan Pengembangan Gula Indonesia (P3GI) Pasuran telah berperan
melakukan penelitian-penelitian untuk menghasilkan varietas unggul dan berbagai produk  turunannya  seperti  fermentasi  pembuatan  etanol  dari  tetes,  pembuatan ragi roti, pakan ternak, gula cair, pulp, karton dan particle board dari ampas tebu, pembuatan  kompos  dari  blotong,  pemanfaatan  pucuk  tebu  dari  empulur  ampas tebu untuk pakan ternak.









Share/Bookmark

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More