T6 Jurus Kilat Agar Wanita Capai Orgasme

Ketika melakukan seks dengan pasangan biasanya para lelaki hanya memikirkan kepuasan diri semata tanpa memperdulikan kepuasan dari wanita pasangannya.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Top Headlines

Showing posts with label Ekonomi. Show all posts
Showing posts with label Ekonomi. Show all posts

21 January, 2012

Jurus Ampuh Gaet Beasiswa



Beasiswa ke luar negeri kini menjadi incaran. Terlebih lagi, kesempatan untuk memenangkannya semakin terbuka lebar. Berbagai lembaga donor menyediakan banyak kesempatan studi ke luar negeri bagi mereka yang memang ingin memperjuangkannya. Namun, kompetisi pun semakin ketat. Tak bisa hanya sebatas berjuang tanpa mempersiapkan strategi atau jurus jitu untuk memenangkannya. Nah, tips-tips di bawah ini mungkin bisa membantu Anda untuk memenangkan satu dari sekian banyak beasiswa yang patut dicoba!

1. Jangan menunda!
Luangkan waktu untuk mencari tahu peluang beasiswa bagi mahasiswa. Banyak kesempatan untuk studi selama beberapa tahun yang dibuka bagi pelajar atau mahasiswa untuk beberapa tujuan tertentu. Melakukannya di awal waktu akan lebih baik. Jangan lupa, perhatikan pula nilai IPK Anda karena ada beberapa beasiswa yang mensyaratkan ini.

2. Persempit pencarian 

Jika Anda sudah memiliki pilihan akan menentukan studi di negara mana, maka Anda dapat mempersempit pencarian dengan mencari beasiswa yang spesifik dalam memberikan kesempatan bagi kandidat untuk studi di negara tersebut. Biasanya akan banyak organisasi yang membiayai beasiswa seperti ini.

3. Pilih beasiswa yang sesuai dengan minat dan keunggulan Anda 
Jika Anda unggul dalam bahasa asing, maka kesempatan untuk studi ke luar negeri terbuka lebar untuk Anda. Mempertajam pencarian tidak hanya membantu Anda mengidentifikasi beasiswa yang punya peluang untuk dimenangkan, tetapi juga bisa membantu memenangkan kompetisi tersebut.

4. Konsultasi
Konsultasikan keinginan Anda untuk berkuliah di luar negeri kepada kantor urusan mahasiswa di kampus Anda. Hal tersebut akan memudahkan Anda selanjutnya untuk mendapatkan beasiswa.

5. Jangan membatasi pencarian
Carilah beasiswa yang tidak terbatas pada program-program belajar di luar negeri saja. Banyak kesempatan dalam bentuk studi-kerja, beasiswa, dan pembiayaan. Memang hal ini akan membutuhkan investigasi. Akan tetapi, dengan sedikit melakukan pencarian lebih keras, Anda akan lebih memperbesar peluang studi ke luar negeri.

6. Bagaimana jika gagal?
Jika semua usaha tersebut gagal, maka cobalah mencari tahu mengenai program bekerja di luar negeri. Bagi mahasiswa yang sudah lulus atau belum lulus, maka biasanya banyak informasi mengenai hal ini. Program tersebut bisa menghubungkan Anda dengan organisasi yang memberikan kesempatan pendidikan dengan mensyaratkan Anda untuk mengajarkan bahasa Inggris di suatu negara. Mendapatkan kesempatan studi di luar negeri memang menjadi cara umum bagi mahasiswa untuk bepergian ke luar negeri. Namun, itu bukan satu-satunya jalan. Pilihlah yang terbaik bagi Anda dan situasi keuangan Anda. 
Sumber :
voices.yahoo.com


Share/Bookmark

14 December, 2011

National Champion Scholarship 2012/2013


National Champion Scholarship kembali membuka pendaftaran tahun 2012/2013 bagi mahasiswa berprestasi dengan keterbatasan finansial. Beasiswa S-1 akan diberikan kepada 200 mahasiswa berprestasi dari 7 (tujuh) perguruan tinggi negeri mitra Tanoto Foundation, yaitu Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Universitas Jambi (UNJA), Universitas Riau (UNRI), dan Universitas Sumatera Utara (USU). Sedangkan untuk beasiswa S-2 akan diberikan kepada 30 mahasiswa berprestasi di Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Indonesia (UI).
Adapun persyaratan utama “National Champion Scholarship“ jenjang S-1 adalah prestasi tinggi dengan IPK minimum 3,00 (skala 4,00), berusia maksimum 21 tahun, dan berasal dari keluarga dengan kemampuan ekonomi yang terbatas. Sedangkan bagi mereka yang baru duduk di tahun pertama Perguruan Tinggi, minimum nilai rata-rata raport kelas 3 SMU adalah 8,00 (skala 10). Untuk jenjang S-2, minimum IPK adalah 3,25 (skala 4,00) serta tambahan persyaratan lainnya adalah: berusia maksimum 40 tahun dan memiliki pengalaman kerja minimum 2 (dua) tahun setelah menyelesaikan program S-1.
Beasiswa Tanoto Foundation meliputi biaya kuliah setiap semester sampai dengan Rp 3.000.000,- untuk jenjang S-1 dan sampai dengan Rp 15.000.000,- untuk jenjang S-2. Selain itu, setiap penerima beasiswa akan menerima tunjangan bulanan Rp 500.000,- untuk jenjang S-1 dan Rp 1.200.000,- untuk jenjang S-2.
Proses seleksi beasiswa “National Champion Scholarship” terdiri dari 3 (tiga) tahapan, yaitu seleksi dokumentasi, psikotes dan wawancara. “Proses seleksi beasiswa yang ketat ini berbanding lurus dengan keistimewaan yang kami berikan kepada para penerima beasiswa (Tanoto Scholars), seperti beragam program pembekalan (enrichment program), program konseling, program magang di perusahaan – perusahaan yang terafiliasi dengan Tanoto Foundation, serta program networking tahunan pada Tanoto Scholars Gathering,” tambah Ratih.
Pendaftaran “National Champion Scholarship” dibuka melalui registrasi online di www.simbatanoto.org pada 10 Desember 2011 sampai dengan 31 Januari 201


Share/Bookmark

Beasiswa "Debt Swap" Indonesia-Jerman!


ShutterstockIlustrasi
KOMPAS.com - Meski baru akan dibuka pada Februari 2012 mendatang, ada baiknya bagi Anda yang tengah berburu beasiswa mempersiapkan diri untuk mendapatkan peluang studi ke Jerman yang satu ini! Namanya, program "debt swap". Program ini merupakan program pengurangan jumlah utang luar negeri Indonesia.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengajukan usulan Debt Swap VII (Program Beasiswa IGSP : Indonesian-German Scholarship Program) dengan tujuan untuk meningkatkan mutu Perguruan Tinggi di Indonesia dalam bidang Sumber Daya Manusia (SDM). Program Debt Swap I dan II telah dilaksanakan sebelumnya dalam sektor pendidikan, tepatnya di bidang pendidikan dasar dan rehabilitasi sarana sekolah.

Apa saja fokus kajian beasiswa ini?

1. Ekonomi dan keuangan fokus Pengentasan Kemiskinan
2. Perubahan ikilm, lingkungan dan keanekaragaman hayati
3. Energi baru dan terbarukan, sumberdaya alam
4. Ketahanan dan keamanan pangan
5. Kesehatan, Penyakit Tropis, gizi dan obat-obatan
6. Pengelolaan dan Mitigasi Bencana
7. Integrasi Nasional dan harmonisasi sosial
8. Otonomi daerah dan desentralisasi
9. Seni dan Budaya/ Industri kreatif (culture technology)
10. Infrastuktur, Transportasi dan teknologi pertahanan (Satelit)
11. Teknologi Informasi dan komunikasi
12. Pembangunan Manusia dan Daya Saing Bangsa
13. Maritim, teknologi Maritim
14. Nano Teknologi

Persyaratan kandidat:


1. Dosen/calon dosen dengan gelar Master (PNS/Non-PNS) di lingkungan PTN/PTS
2. Calon dosen dari program “Fast Track”
3. Lulusan Magister dari dalam maupun luar negeri yang direkomendasikan oleh PTN/PTS untuk menjadi dosen di lingkungannya
4. Non-dosen yang merupakan staf dari Kementerian lainnya dengan sumber dana dari Kementerian yang berkepentingan
5. Peserta calon Doktor:
    - Memenuhi persyaratan akademik: IPK untuk lulusan S2 > 3.20, IPK lulusan S1 > 3.00, dan S2 > 3.25 untuk program Fast Track
    - Memenuhi persyaratan non-akademik: ITP/iBT TOEFL > 550/equal atau IELTS > 6.5, track recordyang baik dalam jumlah publikasi atau hasil karya penelitian
    - Sikap/etika kerja dan sikap/etika penelitian yang baik
6. Untuk keberangkatan tahun 2012, kandidat diwajibkan untuk mendaftar online di website studi.dikti.go.id

Persiapkan dokumen ini!

1. Mengisi Form A Dikti
2. Curriculum Vitae (CV in English)
3. Melampirkan proposal rencana usulan disertasi dalam bahasa Inggris atau Jerman
4. Letter of Acceptance (LoA) dari Professor dan PT di Jerman
6. Surat Keterangan pengajar tetap yang dikeluarkan oleh Rektor PT di Indonesia
7. Memiliki track record yang baik dalam jumlah publikasi ataupun hasil karya penelitian (jika ada)
8. Fotokopi sertifikat pelatihan (jika ada)
9. Sertifikat ijazah pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir
10. Sertifikat ijazah pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir dan diterjemahkan kedalam Bahasa Inggris
11. Fotokopi transkrip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir
12. Fotokopi transkrip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir
13. 2 (dua) lembar pas foto (3×4)
14. Fotokopi sertifikat kursus bahasa Jerman (jika ada)
15. Sertifikat TOEFL/IELTS yang masih berlaku (Prediction TOEFL tidak diterima)
16. Peserta wajib menjalani ikatan dinas kerja untuk menjadi dosen/staff di Indonesia.
17. Kelengkapan berkas dikirim ke alamat dibawah ini dan soft copy dokumen dikirim kesekterariat.igpsp@gmail.com

Pola pembelajaran


Pola-pola pembelajaran yang ditawarkan:
1. Graduate School; perkuliahan dan penelitian dilaksanakan di Jerman selama 3 tahun;
2. Research Program; penelitian dilaksanakan di Jerman selama 3,5 tahun;
3. Sandwich Program; calon doktor terdaftar sebagai mahasiswa Doktor di Indonesia. Penelitian pendukung dilaksanakan di Jerman selama 6-12 bulan;
4. Double Degree; perkuliahan dan penelitian dilaksanakan di Indonesia selama 1 tahun dan di Jerman selama 1 tahun
5. Fast Track; perkuliahan dan penelitian akan disesuaikan dengan status akhir calon Doktor karena pola ini khusus ditujukan bagi perguruan tinggi di Indonesia yang menyelenggarakan program akselerasi Sarjana/S1 dan Magister/S2 dalam waktu 5 tahun.

Bagi Anda yang berminat, pendaftaran untuk program IGSP Debt Swap periode 2012-2013 akan dibuka Februari 2012. Informasi selengkapnya, kunjungi situs web ds5k.kemdiknas.go.id


Share/Bookmark

Pemerintah Arab Saudi menyiapkan 200 beasiswa



Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah Arab Saudi menyiapkan 200 beasiswa bagi warga Indonesia yang berniat melanjutkan studi ke berbagai universitas di negara itu, kata Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Abdurrahman Al-Khayyat.

"Beasiswa itu tidak terbatas pada studi keislaman tetapi juga sains dan teknologi," katanya saat menerima kunjungan Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Dr Ahmad Mukhlis Yusuf di Jakarta, Rabu sore.

Dubes Abdurrahman Al-Khayyat yang akan kembali ke negaranya pada 22 Desember setelah menyelesaikan masa tugasnya di Indonesia mengatakan, beasiswa tersebut terbuka bagi putra-putri terbaik Indonesia.

"Tugas kami adalah ikut membantu Indonesia agar semakin maju," katanya.

Sejauh ini, jumlah mahasiswa indonesia yang sedang belajar di berbagai perguruan tinggi di Arab Saudi mencapai sedikitnya 300 orang, kata Dubes Abdurrahman Al-Khayyat.

Tawaran beasiswa bagi warga Indonesia itu merupakan bagian dari upaya Arab Saudi memperkuat hubungan bilateral kedua negara, di samping pelatihan bahasa Arab yang selama ini telah berjalan, katanya.

Dalam bagian lain pernyataannya, Dubes Abdurrahman Al-Khayyat juga menyinggung tentang sosok penggantinya yang akan tiba di Jakarta pada awal 2012.

"Dubes Arab Saudi untuk Indonesia yang baru Mustafa Mubarak adalah sosok yang baik. Beliau pernah bertugas di Istambul," katanya.

Abdurrahman Al-Kayyat mengatakan, selama lima tahun bertugas di Indonesia, ia memiliki kesan positif tentang negeri besar yang kaya akan sumber daya alam dengan rakyatnya yang baik.

Pengalaman positif selama bertugas di Indonesia itu akan ia sampaikan kepada pemerintahnya. "Saya bangga dapat bekerja sebagai duta besar di Indonesia," katanya.

Selama berada di Indonesia, ia merasa "nyaman" dan memiliki hubungan dan kerja sama yang baik dengan beragam elemen dalam masyarakat Indonesia, termasuk berbagai organisasi keislaman, seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, katanya.

Terkait dengan berakhirnya masa tugasnya di Indonesia, Dubes Abdurrahman Al-Kayyat juga telah berpamitan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.


Share/Bookmark

28 November, 2011

Beasiswa S-2 dan S-3 Dikti di Belanda-Selandia Baru



Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama dengan NUFFIC-NESO Indonesia serta beberapa perguruan tinggi di Selandia Baru membuka pendaftaran S-2/S-3 ke Belanda dan Selandia Baru untuk alokasi tahun 2012. Peluang beasiswa ini ditujukan kepada dosen tetap perguruan tinggi negeri, dosen DPK, dan dosen tetap yayasan (perguruan tinggi swasta atau PTS) di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Kesempatan ini diutamakan untuk program S-3 (PhD).

Bagi yang berminat, Anda harus mendaftar secara online melalui situs www.dikti.go.id. Setelah mendaftar, Anda akan memperoleh nomor registrasi online. Pendaftaran masih terbuka hingga 5 Desember 2011. Pelamar juga diharuskan untuk mengirimkan berkas-berkas berupa:

1. Nomor registrasi online.
2. Nomor induk dosen nasional (NIDN).
3. Surat rektor dan/atau Kopertis (untuk PTS).
4. Form-A Dikti.
5. Letter of Acceptance dari perguruan tinggi yang dituju.
6. Fotokopi ijazah S-1 bagi pelamar jenjang S-2, dan ijazah S-2 bagi pelamar jenjang S-3.
7. Bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL/IELTS) atau Belanda (maksimal 2 tahun terakhir).
8. Surat rekomendasi (3 buah), dan
9. Proposal penelitian (terutama untuk pelamar S-3).

Semua berkas tersebut harus dikirimkan sebelum tanggal 9 Desember 2011 pukul 15.00 WIB ke:

Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Ditjen Pendidikan Tinggi
Kompleks Kemdikbud Gedung D Lantai 5
Jalan Jenderal Sudirman, Pintu 1 Senayan, Jakarta 10270

Informasi lebih jauh silakan mengaksesnya melalui situs www.dikti.go.id

Sumber :
Scholarships Grant





Share/Bookmark

02 August, 2011

Awas Penipuan Berkedok Beasiswa !!!! Kenali Modusnya !!!



Semakin banyaknya lembaga donor pemberi beasiswa membuat orang-orang tak bertanggungjawab melakukan penipuan dengan dalih memberikan beasiswa. Agar tak terjebak dengan aksi ini, kenali tanda-tanda penipuan dengan mengatasnamakan beasiswa. Kuncinya, selalu lakukan cek dan ricek!



1. Tidak ada nomor telepon
Tidak adanya nomor telepon menjadi salah satu ciri penipuan. Walau pun ada alamat email, penipu jarang menggunakan nomor telepon. Karena hal ini memudahkan dirinya untuk ditelusuri.

2. Tidak ada pemenang beasiswa sebelumnya
Jika tidak pernah ada catatan yang memenangkan beasiswa tersebut sebelumnya, beasiwa tersebut kemungkinan besar penipuan. Namun, hal ini tidak selalu terjadi. Beasiswa yang baru, jelas tidak memiliki pemenang sebelumnya. Oleh karena itu, jangan mengabaikan beasiswa karena poin ini saja. Tapi, jika anda melihat tanda-tanda yang sama dengan tanda-tanda dibawah ini, maka berhati-hatilah.   

3. Pengaruh besar dari sponsor

Metode ini seringkali digunakan oleh penipu beasiswa. Hindari beasiswa yang mengaku dekat dengan sponsor.   

4. Biaya aplikasi

Beberapa penipuan beasiswa menghasilkan uang dari pengisian aplikasi. Tidak pernah ada beasiswa yang menarik biaya aplikasi. Kebanyakan penipuan ini mengambil uang sekitar 10 dollar AS sampai 20 dollar AS. Namun, ada juga beberapa yang mengambil pungutan mulai dari yang paling rendah 2 dollar AS hingga 5.000 dollar AS.
Mereka akan berupaya meyakinkan Anda bahwa mereka benar-benar bertanggungjawab. Dan mereka hanya mencari pelamar yang benar-benar serius. Jangan percayai mereka. Tinggalkan aplikasi beasiswa seperti itu dengan segera.

5. Pemberitahuan melalui telepon
Normalnya, para pemberi beasiswa memberitahukan lewat surat. Jika Anda mendapatkan panggilan melalui telepon, Anda harus berhati-hati. Mintalah nama dan nomor telepon mereka, katakan Anda akan menelepon kembali.
Selanjutnya, kunjungi website resmi pemberi beasiswa dan hubungi sponsor beasiswa. Tanyakan kepada mereka tentang nama dan nomor telepon orang yang menghubungi Anda tadi. Jika nama tersebut benar, maka hubungi mereka kembali. Hal ini bisa Anda lakukan untuk mencegah penipuan yang ingin mendapatkan informasi pribadi Anda.

6. Klaim memiliki sponsor luar biasa
Waspadalah dengan klaim beasiswa dari organisasi palsu. Misalnya, jika beasiswa disponsori oleh Better Bussiness Bureau atau beberapa perguruan tinggi, selidiki klaim mereka. Hubungi organisasi tersebut dan tanyakan apakah organisasi atau perguruan tinggi tersebut memang mengeluarkan beasiswa.
7. Pelayanan kasar
Jika sponsor beasiswa berlaku kasar atau marah ketika Anda mengajukan pertanyaan, berhati-hati dan lebih teliti dengan pihak yang menawarkan beasiswa ini.   

8. ”First come, first served!”

Ungkapan ini akan dikatakan oleh sponsor beasiswa berkedok penipuan. Hal tersebut dikatakan karena tidak adanya batas waktu pengiriman aplikasi. Sebab, siapa yang pertama mengurus, dia yang akan mendapatkan beasiswa tersebut. Luangkan waktu untuk mempertanyakan setiap pertanyaan untk aplikasi beasiswa yang diajukan.

9. Jaminan untuk menang
Hal ini sangat normal bagi para pencari beasiswa. Jika beasiswa menawarkan atau menjamin Anda akan menang dan bisa mendapatkan beasiswa, carilah keabsahannya. Dua mesin pencari beasiswa yang bisa digunakan: http://www.fastweb.com/ dan College Board

10. Perusahaan yang baru terbentuk
Biasanya beasiswa diberikan oleh perusahaan yang sudah lama terbentuk. Jika perusahaan yang menawarkan beasiswa masih baru, bisa jadi itu adalah penipuan. Selanjutnya, Anda bisa mencari tahu daftar perusahaan baru untuk referensi.

11. Meminta informasi pribadi secara detil
Beberapa penipuan beasiswa akan meminta informasi keuangan pribadi dari para pelamar beasiswa. Jika mereka mendapatkan informasi pribadi anda seperti nama anda, tanggal kelahiran, kartu kredit, rekening bank, kartu kredit, atau nomor jaringan sosial. Para penipu beasiswa dapat melakukan pencurian identitas. Oleh karena itu, jika ada yang meminta informasi pribadi anda, segera tutup telepon.
12. Menawarkan pengisian aplikasi beasiswa
Trik ini sangat jelas penipuan. Bagaimana mungkin sebuah perusahaan mengisikan aplikasi beasiswa untuk Anda? Mereka tidak mungkin menuliskan esai untuk Anda. Mereka tidak bisa mengumpulkan surat rekomendasi. Mereka bahkan tidak bisa mengisikan formulir informasi pribadi Anda, jika Anda tidak memberi tahu mereka. Selalu hindari situs yang mengatakan akan mengisikan aplikasi beasiswa untuk anda.   

13. Dinyatakan mendapatkan beasiswa yang tak pernah diikuti

Beberapa penipuan beasiswa akan menghubungi orang secara acak dan mengatakan bahwa mereka memenangkan beasiswa. Seringkali penipu mengatakan meminta nomor rekening Anda sebelum hadiah dikirim. Jika Anda mendapatkan pesan bahwa Anda memenangkan beasiwa yang tidak pernah Anda daftar, cari sponsor beasiswa yang menawarkan uang tersebut. Ketika mereka mengatakan  bahwa Anda harus membayar untuk mendapatkan beasiswa tersebut, tutup saja telponnya.

14. Cermati kesalahan kecil
Anehnya, banyak penipuan beasiswa yang banyak memiliki kesalahan dalam ejaan dan tata letak kalimat di website mereka. Contohnya, mereka menuliskan ”Scholorship” bukan ”Scholarship”. Jika ada aplikasi beasiswa yang salah dalam penggunaan bahasa Inggris, selidikilah beasiswa itu, mungkin itu adalah penipuan.   

15. 50 persen pelamar mendapatkan beasiswa

Jika beasiswa mengaku bahwa 50 persen siswa cerdas yang membuat aplikasi telah berhasil mendapatkan beasiswa, itu adalah penipuan. Hindari beasiswa yang bertipe seperti ini.   

16. Alamat PO Box

Jika beasiswa melampirkan alamat kantor berupa PO Box atau alamat tempat tinggal, kemungkinan itu adalah penipuan. Karena kebanyakan beasiswa menuliskan alamat bisnis yang sah

17. Biaya lain-lain
Beberapa beasiswa palsu mengenakan biaya lain-lain kepada pelamar. Mereka mencoba meyakinkan Anda bahwa Anda harus membayar biaya perangko, pajak, dan lain-lain sebelum Anda mendapatkan beasiswa hibah. Beasiswa sah akan mengurangi biaya tambahan kepada mahasiswa.   

18. Menyamar sebagai organisasi nirlaba

Banyak penipuan beasiswa yang menyamar sebagai organisasi nirlaba. Hanya karena nama perusahaan memiliki embel-embel ”fund” atau ”foundation”, bukan berarti itu sebuah organisasi nirlaba besar. Bisa saja itu sebuah bisnis yang mencari keuntungan atau penipuan.
Intinya, tetap waspada, dan teliti!


Share/Bookmark

10 Jurus Sukses Dapat Beasiswa


10 hal di bawah ini perlu Anda perhatikan. Sederhana, tetapi kerap terlupakan. Padahal, sangat menentukan kemenangan Anda meraih sebuah beasiswa!

1. Identifikasi dan pelajari tujuan dari beasiswa tersebut
Siapa yang diinginkan pemberi donor untuk mendapatkan beasiswa ini? Mereka adalah kandidat yang paling memenuhi persyaratan sponsor secara formal maupun non-formal. Oleh karena itu, jika ingin memenangkan beasiswa, Anda harus memenuhi persyaratan yang disebutkan. Banyak kandidat yang hanya memenuhi persyaratan yang terlihat saja. Jangan lakukan ini! Periksa dengan teliti informasi dan rincian tentang tujuan sponsor dalam memberikan beasiswa. Dengan memenuhi tujuan sponsor, semakin meningkatkan kemungkinan Anda untuk menang.

2. Aktiflah berorganisasi


Perlu diketahui, pertimbangan yang digunakan komite beasiswa ternyata tidak hanya kandidat yang memiliki IPK tinggi. Sebaliknya, mereka terkadang mengincar kandidat yang aktif dalam berbagai kegiatan organisasi. Aktif di berbagai kegiatan dan organisasi akan membuat Anda tampak menonjol di mata pemberi beasiswa.

3. Perhatikan tenggat waktu pengumpulan berkas aplikasi
Kita tidak akan pernah tahu, berapa banyak kesempatan beasiswa yang hilang karena tenggat waktu. Ketika seorang kandidat mengirimkan banyak berkas lamaran beasiswa, hal ini bisa jadi akan membuat bingung. Berkas lamaran bisa jadi tertukar dan dikirimkan pada jadwal yang salah. Untuk menghindari hal ini, Anda harus menandainya di kalender atau di jadwal online.

Misalnya, pada kalender, tulis nama masing-masing beasiswa dan berikan warna merah pada harideadline. Berikan juga warna hitam seminggu sebelum deadline. Cobalah selesaikan aplikasi beasiswa pada hari yang ditandai hitam dan pastikan Anda menyelesaikan sebelum hari yang berwarna merah.

4. Mengoreksi aplikasi beasiswa


Koreksi, koreksi, dan koreksi. Hal ini perlu dilakukan untuk meningkatkan peluang Anda memenangkan beasiswa. Komite beasiswa biasanya tidak mempertimbangkan aplikasi beasiswa yang memiliki kesalahan yang besar. Beberapa hal yang perlu dicek, diantaranya: - Apakah Anda menuliskan alamat Anda dengan benar? - Apakah Anda menuliskan nama beasiswa dengan benar? - Bagaimana dengan nama koordinator anda? - Setelah anda memverifikasi informasi pada aplikasi Anda, periksa juga esai yang Anda tulis. Apakah ada kesalahan ejaan? Bagaimana dengan tata letak bahasa yang anda gunakan? Apakah header esai sudah memenuhi standar format?

Hanya butuh sedikit waktu untuk membuat Anda menjadi pemenang!

5. Cari, cari, dan cari! 


Ketekunan adalah salah satu kunci untuk mendapatkan beasiswa. Mencari beasiswa yang baik terkadang merupakan hal yang sulit. Setiap orang pernah merasakan mencari informasi beasiswa lebih dari dua jam tanpa mendapatkan beasiswa yang cocok dengan dirinya. Namun, jangan menyerah. Anda dapat berhenti di hari itu, lalu lanjutkan pencarian di esok hari. Pikirkan ini, jika Anda semakin keras mencari beasiswa yang cocok untuk Anda, maka akan semakin banyak peluang yang Anda miliki. Jadi teruslah mencari dan Anda akan mendapatkannya.

6. Mengatur lingkungan sekitar dan waktu Anda
Menjaga waktu agar tetap terorganisir merupakan salah satu kebiasaan paling penting dan harus selalu dikembangkan. Ini membantu waktu belajar Anda. Selain itu, membantu untuk mendapatkan beasiswa yang akan Anda dapatkan. Ketika keadaan sekeliling Anda sudah terorganisir dengan baik, hal ini akan membuat Anda lebih mudah berkonsentrasi pada aplikasi beasiswa Anda. Di sisi lain, ketika Anda sudah teratur, Anda dengan mudah membunuh waktu luang dan memenuhi tenggat waktu. Jadi, tetaplah terorganisir!7. Tulislah daftar prestasi Anda dalam sebuah resume

Seringkali saat menulis aplikasi beasiswa, sulit mengingat beberapa bagian penting dari informasi pribadi Anda.  Misalnya, tanggal memulai sebuah pekerjaan, atau apa yang dikatakan oleh bos anda tentang pekerjaan Anda. Jadi, sebelum anda memulai menulis aplikasi, persiapkan resume prestasi Anda. Pada resume ini mencakup informasi penting seperti tanggal, ringkasan pekerjaan Anda serta rekomendasi dari seseorang yang berpengaruh.
8. Gunakan contoh-contoh konkret dalam esai Anda

Jika sebuah beasiswa mensyaratkan Anda untuk menulis sebuah esai, jangan menggunakan informasi abstrak. Gunakanlah hal-hal konkret dalam contoh tulisan Anda. Misalnya, daripada anda menulis esaia abstrak tentang relawan di perguruan tinggi, lebih baik tuliskan pengalaman Anda sebagai relawan di perguruan tinggi. Hal inilah yang dicari oleh sponsor beasiswa. Mereka ingin mendengar tentang Anda dan pengalaman Anda, bukan tentang topik abstrak.
9. Periksa kembali persyaratan kelayakan

Apakah beasiswa sudah memenuhi persyaratan yang dibutuhkan? Berapa IPK minimal? Memeriksa kembali persyaratan akan menghemat waktu  yang dihabiskan untuk menuliskan aplikasi beasiswa.
10. Hati-hati dengan penipuan atas nama beasiswa

Semakin banyaknya orang yang berburu beasiswa, maka semakin banyak pula orang-orang tak bertanggungjawab yang mencuri peluang. Oleh karena itu, kenalilah tanda-tanda penipuan yang menawarkan beasiswa. Jika ada aturan yang mengatakan beasiswa yang akan diberikan membutuhkan uang untuk mendapatkannya, kemungkinan besar itu adalah penipuan. Tapi, terkadang penipuan tidak meminta uang saja. Ada juga penipuan yang meminta informasi pribadi. Sehingga, para penipu bisa melakukan pencurian identitas atau kejahatan lainnya dengan menggunakan informasi pribadi Anda.



Share/Bookmark

08 July, 2011

Ini Dia Daftar merek susu formula yang diteliti IPB dan Kemenkes

Berikut ini 47 merek susu formula yang diteliti. Data ini disampaikan Kepala Litbang Kemenkes, Trihono dalam jumpa pers di Kemenkominfo, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (8/7/2011).

1. AL110 dengan produsen Nestle
2. Anmum Infacare dengan produsen PT Fonterra Brand Indonesia
3. Bebelac 1 dengan produsen PT Nutricia Sejahtera Indonesia
4. Enfamil dengan produsen Mead Johnson Nutrition (Philipines).
5. Enfamil PT Mead Johnson Indonesia
6. Enfamil A+ PT Mead Johnson Indonesia
7. Enfamil A+ PT Mead Johnson Indonesia
8. Enfamil A+HA PT Mead Johnson Indonesia
9. Enfamil A+O-Lac PT Mead Johnson Indonesia
10. Enfamil A+PF PT Mead Johnson Indonesia
11. Frisian Flag tahap 1 PT Frisiojn Flag
12. Isomil Advance PT Abbott
13. Lactogen 1 klasik PT Nestle Indonesia
14. Lactogen Gold 1, PT Nestle Indonesia
15. Lactona 1 PT Mirota KSM Inc
16. Morinaga BMT PT Kalbe Morinaga Indonesia
17. Morinaga BMT Platinum 1 PT Kalbe Morinaga Indonesia
18. Morinaga NL-33 PT Kalbe Morinaga Indonesia
19. NAN PT Nestle Indonesia
20. NAN 1 PT Nestle Indonesia
21. NAN 1 Nestle Philipines
22. NEOCATE, SHS International Ltd
23. Neosure, PT Abbott
24. Nutricia Bebelac, PT Nutricia Indonesia Sejahtera
25. Nutrucia Nutrilon, PT Nutricia Indonesia Sejahtera
26. Nutrilon, PT Nutricia Indonesia Sejahtera
27. Nutrilon Hypo Allergenic, PT Nutricia Indonesia Sejahtera
28. Nutrilon Less Lactose, PT Nutricia Indonesia Sejahtera
29. Nutrilon Pepti Junior, PBM NUTRIONAL
30. Nutrilon Premature, PT NV Nutricia
31. Nutrilon Royal, PT Nutricia Indonesia Sejahtera
32. Nutrilon Royal 1, PT Nutricia Indonesia Sejahtera
33. Nutrilon Soya, PT Nutricia Indonesia Sejahtera
34. PreNAN, PT Nestle Indonesia
35. Progestimil, PT Mead Johnson Indonesia
36. Prosobee, PT Mead Johnson Indonesia
37. S-26, PT Wyeth Indonesia
38. S-26 Gold, PT Wyeth Indonesia
39. S-26 PDF Gold, PT Wyeth Indonesia
40. SGM 1-Presinutri, PT Sari Husada
41. SGM BBLR, PT Sugizindo
42. SGM BBLR 0-6 bulan, PT Sari Husada
43. SGM LLM, PT Sari Husada
44. Sinilac Advance, PT Abbott
45. Susu Bimbi 1, PT Netania Kasih Karunia Pasuruan
46. Vitalac BL, PT Sugizindo Bogor 16810 Indonesia
47. Vitalac Step 1, PT Sari Husada

"Dari 47 merek yang diteliti, terdiri dari produk dalam dan luar negeri. Tiap merek diambil 2 batch yang masing-masing diambil 3 sampel, nah 2 sampel itu diambil untuk analisis dan diserahkan secara acak ke 3 peneliti sedangkan satunya disimpan sebagai retain sample," tutur Trihono.

Penelitian dilakukan pada 88 batch dan 183 sampel. Untuk diketahui, pada penelitian sebelumnya pada tahun 2008 digunakan 96 sampel, tahun 2009 11 sampel. Sedangkan tahun 2010 ada 99 sampel dan 2011 digunakan 47 sampel.

"Dari 2008 hingga sekarang hasilnya negatif," ucap Trihono. (dtk)


Share/Bookmark

24 June, 2011

50 hektar tanaman padi di Klaten terserang hama wereng



Juwiring - Sebanyak 50 hektar tanaman padi di Desa Juwiran, Juwiring, Klaten terserang hama wereng batang cokelat (WBC). Akibat serangan tersebut petani di daerah tersebut mengalami gagal panen. "Musim tanam kali ini kami gagal panen. 50 hektar tanaman padi kami diserang hama WBC," ungkap Sarwan Ketua Kelompok Tani Gemah Ripah di Juwiran di Fakultas Pertanian UGM.
Serangan hama tersebut bukanlah pertama kalinya. Enam musim tanam sebelumnya juga mengalami puso. "Sudah dua tahun ini kami gagal panen karena serangan WBC juga. Tanaman padi kami diserang pada usia 2,5 bulan," ujarnya.
Akibat serangan hama tersebut Dia menderita kerugian yang tidak sedikit. Untuk satu kali garapannya mengeluarkan dana sebesar Rp 5 juta yang dipinjam dari bank. Selama ini, Dia telah melakukan penyemprotan dengan pestisida untuk memberantas hama wereng. Sayangnya usaha tersebut tidak membuahkan hasil.
Hama wereng tetap saja menyerang tanaman padi mereka. "Kami telah melakukan penyemprotan, tapi tetap saja tidak berhasil mengusir hama tersebut. Untuk itu kami berkunjung ke Fakultas Pertanian guna memohon pendampingan yang telah berhasil mendampingi Kelompok Tani Marsudi Karya dalam menghadapi WBC," paparnya.
Dikatakan Sarwan, Fakultas Pertanian telah melakukan pendampingan selama 4 bulan terhadap Kelompok Tani Marsudi Karya. dan hasilnya pun tidak mengecewakan. "Setelah didampingi, sekitar 70-80 persen berhasil panen. Pendampingan dilakukan pada 20 hektar tanaman padi,"ujarnya.
Perubahan Iklim
Sementara Dekan Fakultas Pertanian UGM, Prof Ir Triwibowo Yuwono PhD menghimbau kepada masyarakat, khususnya petani utuk waspada dalam menghadapi serangan hama WBC.
"Serangan hama WBC terus meningkat dan semakin meluas, jadi kita harus selalu waspada. Persoalan ini harus terus dikawal dan diikuti, tapi kami tidak bisa lakukan sendiri. Butuh sinergi dan kerja sama dengan Kementerian Pertanian dan Pemda untuk mengatasi persoalan ini," katanya.
Disebutkan, perubahan iklim merupakan salah satu faktor yang turut berperan dalam perkembangan WBC. Curah hujan yang cukup tinggi di musim kemarau tahun 2010 memberikan kondisi mikroklimat yang lembab sehingga kondusif bagi tumbuh kembang hama tersebut.
Selain hal tersebut, tidak adanya rotasi tanaman dan pola tanam padi yang tidak serempak juga menjadi penyebab meningkatnya populasi WBC. Dengan penanaman yang tidak serempak menjadikan pakan selalu tersedia bagi wereng.
"Untuk itu kami menghimbau petani agar menanan secara serempak, dengan varietas tanaman yang sama, umur yang sama untuk meminimalisir serangan wereng ini. Di samping itu juga menekan semaksimal mungkin penggunaan pestisida dalam pengendalian hama ini," imbuhnya.



Share/Bookmark

70 hektare lahan pertanian diserang Kera



Boyolali - Kera dari Gunung Merapi merusak lahan pertanian di lereng Merapi seluas 70 hektare (ha). Akibatnya lahan pertanian seluas itu tidak dapat terselamatkan karena tanamannya rusak dan habis.
Serangan ribuan ekor kera yang terus mengganas belakangan ini pun mengancam pasokan sayuran ke berbagai daerah.
“Serangan kera benar-benar meluas. Lahan pertanian warga yang ditanami sayuran nyaris tak tersisa,” ungkap salah seorang petani setempat, Tumar kepada wartawan, Kamis (23/6/2011). Binatang primata itu di antaranya menghabiskan wortel dengan mencabutnya dari tanah.
Padahal panen palawija kurang sepekan lagi. Akan tetapi, keburu dilalap habis gerombolan kera gunung yang liar. Tumar khawatir jika hal ini terus terjadi bukan tidak mungkin stok sayur-mayur akan mengalami krisis.
Serangan kera ini tidak hanya terjadi di Jrakah namun meluas hingga ke seluruh perkebunan warga di Selo. “Di Suroteleng, kera menyerang sekitar 25 ha pertanian milik warga. Hampir semuanya dirusak,” jelas Kades Suroteleng, Mardiyanto.
Berbagai upaya telah ditempuh untuk mengatasinya. Seperti memasang perangkap jaring hingga meracun. Namun, langkah ini dirasa sudah tidak mempan lagi. Kera-kera itu sudah tak bisa ditebak dalam melancarkan aksinya. Mereka datang sewaktu-waktu dalam melakukan penyerangan. Jika sang pemilik lahan lengah, binatang itu langsung menyerang tanaman.
“Terutama saat malam hari. Mereka memakan dan merusak tanaman warga,” tambahnya. Para petani pun baru menyadari pada keesokan harinya. Tanaman wortel pun disisakan bagian batangnya saja.
Camat Selo, Subiso pun mulai mendata lahan warga yang diserang kera. Serangan kera ini sudah mencakup sekitar 70 ha. Diprediksi, serangan hewan ini akan semakin meluas karena setok makanan di puncak telah habis. Alhasil, kera-kera liar ini turun dan menyerbu lahan warga.
Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pemkab dan Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) wilayah Boyolali dan Klaten. “Kami akan mengupayakan cara mengatasi serangan ini tanpa melukai atau membunuh kera-kera itu,” tandasnya.


Share/Bookmark

18 June, 2011

South Korean troops mistakenly shoot at passenger jet


South Korean troops mistakenly shoot at passenger jet

Map showing location of Gyodong
South Korean troops have fired at a passenger jet after mistaking it for a North Korean aircraft.
Soldiers on Gyodong island, off South Korea's west coast, fired 99 rifle rounds at the Asiana flight, which was out of range and landed undamaged.
The incident took place early on Friday close to the tense border between the Koreas.
The airliner, which had 119 people on board, was descending at the time to Seoul's Incheon International Airport.
The plane had flown from the south-western Chinese city of Chengdu, an aviation controller told AFP news agency.
Two marine guards fired their K-2 rifles at the civilian flight, according to South Korea's Yonhap news agency.
"The firing continued about 10 minutes but the plane was too far off the rifle's range and it did not receive any damage," Yonhap quoted an unnamed Marine Corps official as saying.
"When the plane appeared over Jumun island, soldiers mistook it as a North Korean military aircraft and fired."
The BBC's Lucy Williamson, in Seoul, says the West Sea - which contains the disputed maritime border between North and South Korea - has been especially tense since two attacks on South Korea last year.
Relations between the two nations have been frosty ever since, with North Korea recently vowing to break ties with the South in retaliation for what it called "psychological warfare" against it.
Were you among the passengers on the Asiana flight? Send us your comments and experiences.



Share/Bookmark

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More